PPDB: Pesantren Multazam Siapkan Fasilitas Pendaftran dan Tes Masuk Online

Tampilan Pendaftaran Online
Bogor - Pesantren TEI Multazam telah membuka Pendaftaran Peseta Didik Baru (PPDB) Tahun Pendidikan 2020-2021 sejak 1 Januari 2020 lalu, dan akan berakhir hingga tanggal 31 Maret 2020. Tanggal 31 Maret 2020 merupakan hari terakhir pendaftaran bagi calon santri baru di Pesantren TEI Multazam. Sedangkan tanggal 1 April 2020 PPDB di Pesantren Multazam sudah ditutup.

Mengahadapi isu Corona (Covid-19) dan kaitannya dengan proses Pendaftaran dan Tes Masuk Calon Santri Baru, pesantren telah menyiapkan pendaftaran online dan akan menyiapkan tes masuk jarak jauh, yakni melalui internet atau smartphone. Nantinya, para calon santri baru dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tes secara langsung via internet atau smartphone. Sedangkan tes lisan, berupa tes kemampuan membaca al-quran, calon santri diminta merekam dirinya dengan bacaan al-Quran yang akan ditentukan surat dan ayatnya oleh panitia PPDB.
Formulir online

Saat ini sudah sekitar 240 calon santri yang sudah mendaftarkan dirinya melalui aplikasi pendaftaran peserta didik baru Pesantren Multazam (bit.ly/daftarmultazam ). Bagi bapak/ibu yang akan mendaftarakan putera-puterinya di pesantren TEI Multazam dapat menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran uang formulir pun dapat dilakukan melalui minimarket-minimarket terdekat.

Info Pendaftaran:
http://ptei-multazam.blogspot.com/p/pengajian-rutin-phbi.ht…

Pendaftaran Online:
Bit.ly/daftarmultazam
atau
https://www.infradigital.io/psb/10139




Hindari Covid-19, Santri Multazam Belajar di Rumah Dengan E-Learning dan Kegiatan Harian Dipantau Via Internet


e-learning Classrom
Bogor - Menyikapi himbauan Pemerintah dalam pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19, Pesantren TEI Multazam memulangkan para santrinya dan menerapkan program "Santri Belajar di Rumah" dengan sistem e-leraning. Dalam kegiatan ini,  KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) tetap berjalan  dan diampu oleh para guru masing-masing sebagaimana biasanya. Hanya sedikit ada perbedaan waktu.

Pantauan Kegiatan Harian
Selain Santri Belajar di Rumah, pesantren juga memantau aktifitas kegiatan harian mereka melalui Lembar Mutabaah Kegiatan Santri Multazam sehari-hari. Sehingga mereka tetap melakukan kegiatan positif layaknya berada di pesantren, seperti shalat dhuha, shalat tahajjud, tilawah al-Quran, menambah hafalan dan murojaah. Juga olah raga dan membantu orang tua dalam membersihkan dan merapikan rumahnya.

Peringatan Milad ke-10 Pesantren Multazam Dimeriahkan Oleh Ust. Solmed dan Penyanyi Opik Tombo Ati

Opik saat penggalangan donasi kemanusiaan
Bogor - Perayaan Milad ke 10 Pesantren TEI Multazam dimeriahkan oleh Penceramah Kondang Ustadz Mahmud Soleh (Solmed) dan penyanyi Opik Tombo Hati pada  Ahad 1 Maret 2020 yang lalu.

Ustadz Solmed tampil di pagi hari sedangkan Opik tampil di siang hari. Ustadz Solmed mengajak kaum muslimin dan orang tua santri untuk terus menitipkan anak-anaknya di pesantren. Sebab, pesantren adalah benteng bagi generasi mendatang dalam mengarungi kehidupan. "Dunia itu cuma sebentar, sedangkan kehidupan akhirat adalah panjang." Ujar beliau. Beliau juga mengajak para santri untuk istiqomah di pesantren, dan menjelaskan bahwa problematika santri di pesantren adalah hal biasa sebagai pembelajaran kesabaran dalam hidup. "Sandal hilang, uang hilang, baju hilang itu mah biasa di pesantren. Kita harus sabar. Jika kita sabar dan ikhlas, insya Allah kita kuat menghadapi hidup di masa mendatang." Tambahnya.

Sementara itu, Opik penyanyi tembang Tombo Ati tampil memukau para hadirin. Lagu pertama yang dibawakannya bejudul "Assalamualaikum Ya Akhi ya Ukkhti" ditemani
Ust. Solmed
oleh beberapa anak santri dan anak-anak kecil lainnya. Tak lupa lagu Tombo Ati menjadi judul lagu yang ditampilkan, dan diikuti bersama para hadirin. Di sela-sela menyampaikan lagu, beliau pun banyak bercerita tentang kehidupannya. Di antaranya beberapa lagu yang beliau ciptakan adalah mengenang keikhlasan dan doa ibunya serta saat setelah kematian ibunya. Di antaranya lagu "Terangkanlah".

Opik juga mengajak hadirin untuk memberi donasinya bagi pengungsi Palestina. "Di sana, anak-anak Palestina kedinginan, mereka butuh makanan dan susu..Kita wajib membantunya..". Ajak Opik. Di kahir acara terkumpulah dana donasi berjumlah Rp.  175.000.000. Namun ternyata, usai acara,panitia menyampaikan informasi update donasi total terkumpul 208.000.000.

MILAD KE-10 PTEI MULTAZAM: TRAINING MOTIVASI "SUKSES DENGAN AL-QURAN"

M .Miftah Farid
Bogor - Pesantren Tahfizh dan Ekonomi Islam Multazam Bogor mengadakan Training Motivasi "Sukses Dengan Al-Quran" yang disampaikan oleh M. Miftah Farid, Hafizh Millenial, Juara Internasional MHQ di Maroko Tahun 2019. (23/2/2020)

Acara Training Motivasi ini merupakan rangkaian acara Pembukaan Milad ke 10 Pesantren Multazam yang sebelumnya dibuka dengan apel pembukaan. Dalam apel pembukaan Milad 10, Pengasuh Pesantren Multazam, KH. Muhammad Jamhuri pentingnya pembenahan. Beliau menyebut apa yang dipidatokan Nabi di Tahun ke 10 Hijriyah saat wukuf di Arafah: "Jiwa kalian adalah suci (haram), harta kalian adalah suci, kehormatan kalian adalah haram, seperti haram (suci)nya Makkah, bulan haji, dan hari wukuf. Oleh sebab itu, tidak boleh ada di suatu pesantren , tindak kekerasan fisik, ghasab dan bully." Ujar beliau. Lalu beliau menambahkan, "Jadilah setiap pesantren sebagai potret Madinah masa Rasulullah saw".

Para santri antusias mendengarkan
Sementara itu, M. Miftah Farid setelah bercerita tentang kehidupannya hingga beliau menjadi juara internasional Musabaqoh Hifzul Quran menyampaikan empat syarat sukses.
 Pertama adalah berani. "Dulu saya berani akan tangan jika guru menawarkan suatu kegiatan. Jadi kita harus berani" katanya. Kedua, Mohon doa restu orang tua dan guru. "Setiap akan pergi berlomba saya menelpon orang tua dan guru-guru saya meminta doa mereka", Ketiga, Sungguh-sungguh belajar dan berusaha. Keempat, jangan tinggalkan al-Quran walau sehari. "Saya mendapat banyak keberkahan dengan al-Quran ini". katanya.

M. Miftah Farid lahir di Bontang,hafal al-Quran sejak kelas 6 SD,  kemudian diajak oleh seorang Buya untuk belajar di pesantrennya bernama Al-Kautsar di Pondok Cabe Tangerang Selatan, Beritanya viral saat beliau menjadi Juara Internasional Musabaqah Hifzhul Quran di Maroko 2019 lalu.


Regu Pramuka Multazam Raih Juara Terbaik

Regu Pramuka Multazam
Depok - Regu Pramuka Multazam meraih juara terbaik dalam Lomba Pramuka di Pesantre Himmatul Aliyah Depok kemarin, Ahad 2 Pebruari 2020.

Adapun nama-nama santri yang mengikuti lomba pramuka adalah: 


Amar faruq, arrafi, Fatih hizbullah, bayu sibro, caniggia, abd ulya, alfan gufron, syaikho zakhwan, hammam zafran, ulum, syarief fauzi, wandi , salman, alif, sutowo, alwan
Alhamdulillah mereka berhasil menyabet 15 piala 3 piala besar dan 12 piala sedang yaitu :

Piala besar :
- Parcel terbaik 3
- Yel yel terbaik 1
- juara terbaik putra

Piala sedang :
- Juara 2 hasta karya
- Juara 2 pionering
- Juara 3 PUPK
- Juara 2 be a robot
- Juara 3 tandu
- Juara 3 semaphore & sandi
- Juara 1 pionering putra
- Juara 1 tandu
- Juara 1 PUPK
- Juara 1 semaphore & sandi
- Juara 1 lempar bola
- Juara 1 hasta karya