Kepada Yth
Kaum Muslimin dan Muslimat
Assalamu'alaikum Warahmatullah wa Barakatuh...
Segala puji hanya milik Allah swt, dan shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah saw, keluarga dan sahabat-sahabat beliau, serta para pengikut sunnahnya hingga akhir zaman.
Dalam rangka memperingat Maulid Nabi Muhammad saw, Pesantren Terpadu Ekonomi Islam MULTAZAM mengundang Kaum Muslimin dan Muslimat untuk menghadiri acara tersebut, yang akan diselenggarakan pada:
Hari : Ahad, 2 Pebruari 2014/1 Rabi'uts Tsani
Jam : 08.30 - 12.00
Tempat : Kampus Pesantren Terpadu Ekonomi Islam MULTAZAM
Penceramah:
1) Syeikh Dr. Fuad al-Yamani
2) KH. Abdullah al-Hasani
3) Ust. Soleh Mahmud/Solmed (masih menunggu konfirmasi)
Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadirannya, kami ucapkan terima kasih
Wassalam,
Ketua Panitia
PTEI Multazam Ikuti Jambore Pesantren Nasional
Bandung - Para santri dari Pesantren Terpadu Ekonomi Islam (PTEI) Multazam ikut serta dalam acara Jambore Pesantren Nasional di Lembang Bandung yang berlangsung 14-16 Nopember 2013. Tim pramuka PTEI Multazam disana akan bergabung dengan para peserta dari pesantren yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.Tim Multazam berjumlah 11 orang, terdiri dari 1 pembina 5 santri Tsanawiyah dan 5 santri Aliyah. Sebelum berangkat, panitia meminta agar para peserta mempersiapkan diri dengan berbagai pesriapan, di antaranya hafalan surat al-Kahfi.
Adapun nama-nama utusan PTEI Multazam yang mengikuti jambore tersebut adalah Pembina: Ust. Alan Nofebian. Peserta santri Tsnawiyah; Muhlidin, Febiansyah, Reggie Wibisono, Rafly, Khoirul Majid. Peserta santri Aliyah; Budi, Moh Mahdifiqia, Fahmi Izzudin, Nur Azam, Humam Afifi.
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Santri Puteri
Bogor - Ahad 10 Nopember 2013 yang bertepatan dengan hari pahlawan, Pesantren Terpadu Ekonomi Islam mengadakan acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Santri Puteri di lingkungan pesantren. Peletakan batu pertama secara simbolik dilakukan oleh Hj. Nurhayati, isteri almarhum H. Waisul Kurni pewakaf tanah pesantren.
Acara tersebut juga disaksikan oleh keluarga besar alm. H. Waisul Kurni, para santri dan wali santri yang sedang berkunjung ke pesantren. Rencananya bangunan gedung terdiri dari empat lokal dilengkapi dengan asrama guru serta kamar mandi. Sedangkan rencana jangka panjangnya gadung tersebut akan dibangun tiga lantai.
Mohon doa dan dukungannya, semoga Allah swt memudahkan urusan kita....Aamiin
.
Acara tersebut juga disaksikan oleh keluarga besar alm. H. Waisul Kurni, para santri dan wali santri yang sedang berkunjung ke pesantren. Rencananya bangunan gedung terdiri dari empat lokal dilengkapi dengan asrama guru serta kamar mandi. Sedangkan rencana jangka panjangnya gadung tersebut akan dibangun tiga lantai.
Mohon doa dan dukungannya, semoga Allah swt memudahkan urusan kita....Aamiin
.
Mr. Teking dan Mrs. Eise Memberi Kiat Belajar Bahasa Inggris Cepat dan Mudah
Bogor - Dalam rangka menghidupkan dua bahasa (Arab dan Inggris) di lingkungan Pesantren, Pesantren Multazam pada Sabtu 19/10 telah mengundang dua guru ekspatriat Mr.Teking dan Mrs.Eise. Mereka datang ke pesantren untuk menyampaikan materi "How to study English Eazly?". Para nara sumber yang suami-isteri tersebut menyampaikan materinya dengan bahasa Inggris yang sesekali diterjemahkan oleh penterjemah.Dalam penyampaiannya, Mrs. Eise lebih menekankan keberanian dalam bercakap-cakap dengan bahasa Inggris. Beliau menganologikan belajar bahasa Inggris sama dengan belajar bersepada. "To try riding bicycle, did you read a book before?" tanyanya kepada santri yang dijawab serentak "No...!" "Nah, demikian juga halnya kalau kalian ingin lancar bahasa Inggris, maka jangan takut salah, yang terpenting terus mencoba dan mencoba" tambahnya dalam bahasa Inggris.
Menurutnya, belajar bahasa Inggris itu memiliki tiga tahap: pertama, vocabularies, yakni menghafal sebanyak mungkin kosa kata bahasa Inggris, baik yang dilihat di reklame di jalan-jalan, TV, maupun buku. Setiap hari hendaknya harus ada tambahan kosa kata yang dimiliki. Kedua, Grammar, setelah mempraktekkan kosa kata yang telah dikuasai, maka agar susunan kata-kata semakin baik hendaknya kita belajar grammar. Ketiga, Pronuncation, yakni dengan banyak mendengar percakapan orang yang asli berbahasa Inggris agar kita terbiasa mendengar bahasa Inggris. Selain itu kita melatih diri mengucapkannya seperti mereka, baik sambil berkaca di depan cermin seakan cerminadalah teman bicara, maupun dengan bernyanyi dengan bahasa Inggris.
Para santri antusias mengikuti pelatihan bahasa Inggris tersebut, terlebih saat Mrs Eise dan Mr.Teking memberikan game-game berbahasa Inggris, seperti tebak kata, dan tebak cerita.
Warga Malaysia Kunjungi Pesantren Multazam
Bogor - Tepat pada hari raya Idul Adha Selasa 15/10, rombongan tamu dari Malaysia berjumlah 5 orang datang mengunjungi Pesantren Terpadu Ekonomi Islam (PTEI) Multazam. Rombongan tiba pukul 14.30 didampingi seorang relawan Baitu Maal Indonesia Arif Mukhtar.
Kunjungan ke pesantren Multazam, selain ingin menyaksikan hewan qurban yang akan disembelih, mereka juga ingin mengenal seluk beluk pesantren di Indonesia. Sebelumnya melalui Yayasan Baitul Maal Indonesia, rombongan tamu dari Malaysia ini telah menyerahkan seekor sapi kepada PTEI Multazam sebagai hewan qurban untuk warga pesantren.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga melihat dari dekat Pusat Pelatihan Ternak Pesantren Multazam. Sebelum meninggalkan pesantren kepala rombongan tamu menyampaikan kultum di hadapan para santri Multazam mengenalkan Malaysia dan memberi semangat agar para santri rajin belajar menuntut ilmu agama. Dalam kunjungan tersebut pula, rombongan memberikan sumbangan sebesar 500 ringgit Malaysia yang diterima langsung oleh pengasuh pesantren.
Kunjungan ke pesantren Multazam, selain ingin menyaksikan hewan qurban yang akan disembelih, mereka juga ingin mengenal seluk beluk pesantren di Indonesia. Sebelumnya melalui Yayasan Baitul Maal Indonesia, rombongan tamu dari Malaysia ini telah menyerahkan seekor sapi kepada PTEI Multazam sebagai hewan qurban untuk warga pesantren.Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga melihat dari dekat Pusat Pelatihan Ternak Pesantren Multazam. Sebelum meninggalkan pesantren kepala rombongan tamu menyampaikan kultum di hadapan para santri Multazam mengenalkan Malaysia dan memberi semangat agar para santri rajin belajar menuntut ilmu agama. Dalam kunjungan tersebut pula, rombongan memberikan sumbangan sebesar 500 ringgit Malaysia yang diterima langsung oleh pengasuh pesantren.
Langganan:
Postingan (Atom)
