Di Hari Santri Nasional: Dua Santri Pesantren TEI Multazam Juarai Lomba Dakwah IKADI Kabupaten Bogor

Bogor - Tepat di Hari Santri Nasional, Kamis 22 Oktober 2022, dua santri Pesantren Tahfizh dan Ekonomi Islam (PTEI) Multazam berhasil menjuarai Lomba Pidato yang diadakan oleh Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Bogor. Kedua santri Pesantren TEI Multazam tersebut adalah Siti Kholifaturrohmah meraih juara 1 (satu), dan Nur Najmi Fathiyyah meraih juara III (tiga).

Perlombaan Dakwah IKADI Kabupaten Bogor yang diadakan di Sekolah Islam Terpadu  Al-Madinah  Cibinong - Bogor ini, selain dalam  rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2022, juga sebagai pembukaan Musyawarah Daerah Ikatan Dai Indonesia (MUSDA IKADI) Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, Lomba Dakwah IKADI Kabupaten Bogor ini  telah melewati babak lomba penyisihan melalui media sosial Youtube yang diikuti oleh 115 peserta. Dari para peserta lomba yang ditampilkan dalam chanel youtube IKADI Bogor itu disaring menjadi 10 besar nilai tertinggi. Kemudian Siti dan Najmi terpilih  sebagai peserta 10 besar yang tampil di Youtube tersebut.

Ustazah Nabila Fitria Lc yang mendampingi Siti dan Najmi sejak berlatih di Pesantren, merekam  film dan menguploadnya di youtube, hingga mengantar mereka ke lokasi acara hari ini merasa bersyukur dan berbahagia. Kebahagiaan juga nampak pada santri kedua peserta binaannya serta para guru yang mengikuti berlangsungnya acara tersebut melalui media Wahtapps Group.

Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) Menuju Pesantren Ramah Anak

Bogor
- Para Pengurus baru BEST-M (Badan Eksekutif Santri Multazam) yang baru saja dilantik, kini mendapat pembekalan berupa Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) yang akan berlangsung tiga hari setiap malamnya. Mulai Selasa 18 Oktober 2022 dan berkahir hari ini Kamis 20 Oktober 2022 yang diselenggarakan di Kampus 2 Pesantren TEI Multazam.

Latihan Dasar Kepemimpinan ini mengambil tema "Pesantren  Ramah Anak". Dalam latihan ini disampaikan tiga materi utama, yakni "Pesantren dan BEST-M yang Ramah Santri" disampaikan oleh ustazah Sarah dan Ustazah Lastri, "Teknik Membuat Program Kerja yang Menunjang Visi dan Misi Pesantren" yang disampaikan oleh  Ust. Musa Abadi M.Pd, Ust. Sulaiman dan Ust. Sutarya, serta "Sistem Kerja Sinergis Antar Bagian" disampaikan oleh Ust. Abu Bakar dan Ust. Abdul Haris Nasution MA.

Dipilihnya tema tersebut karena para guru ingin menciptakan suasana pesantren yang ramah bagi semua, baik bagi para santri lama maupun baru. Selain itu ingin mengimplementasikan hadist Nabi saw yaitu, "Bukanlah termasuk golonganku orang yang tidak menghormati yang tua dan tidak menyayangi yang muda.". Dan sebagai upaya menciptakan suasana ramah bagi semua santri, maka akan disosialisasikan program 5S yakni Sopan, Santun, Salam, Senyum dan Sapa di lingkungan pesantren TEI Multazam.

Sedangkan dalam penyusunan program akan dimasukkan aturan bahwa cara kekerasan tidak diperbolehkan dalam menindak santri yang melanggar peraturan. Semua sangsi harus bersifat edukasi dan pelanggaran yang berat akan dilimpahkan penanganannya kepada para guru. Dalam aturan tersebut juga akan dicantumkan bahwa tindak kekerasan masuk pada kategori pelanggraran berat dimana pelakunya akan di  SP3 atau diberhentikan. Hal ini untuk memberikan efek jera bagi santri lainnya. 

Materi LDKS ini disampaikan sebagai persiapan dan bekal menjelang Musyawarah Program Kerja yang akan dilakukan para pengurus BEST-M pada pekan depan.



KH. Muhammad Jamhuri : "Saat Engkau Berkhidmat Pada Pesantren, Maka Sejatinya Engkau Sedang Membangun Istana Sukses Masa Depan-mu"

KH. Muhamad Jamhuri saat memberi pesan
Bogor - "Saat Engkau Berkhidmat Pada Pesantren Maka Sejatinya Engkau Sedang Membangun Istana Sukses  Masa Depan-mu". Demikian pesan yang disampaikan oleh Pengasuh Pesantren TEI Multazam KH. Muhammad Jamhuri  di hadapan para pengurus lama dan baru BEST-M (Badan Eksektuf Santri Multazam) hari ini Ahad 16/10/2022 di Pesantren TEI Multazam Rumpin, Bogor.

Menurutnya, mengabdi dan berkhidmat kepada pesantren, sama dengan berkhidmat dan mengabdi kepada agama Islam yang merupakan warisan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw. Dan jika kita berkhidmat kepada Islam berarti itu bentuk bukti cinta kepada Rasulullah saw. Karena cinta membutuhkan pengorban. Dan tidak ada cinta tanpa pengorbanan.

Ikrar Pengurus Baru dan Serah Terima Jabatan
dari Pengurus Lama kepada Pengurus Baru

"Jika kalian berkhidmat kepada pondok dengan tulus ikhlas, maka Allah sudah menyiapkan "tabungan pahala"yang besar, dan pahala itu akan diberikan sesuai dengan timing (waktu) yang tepat sesuai dengan pengetahuan Allah swt." Tambahnya.

Pesan itu disampaikan dalam acara Pelantikan pengurus baru BEST-M (Badan Eksekutif Santri Multazam) masa bakti 2022-2023, setelah sebelumnya telah dilakukan prosesi Pemilihan Umum calon ketua BEST-M  yang baru pada pekan lalu. 

Terpilih sebagai ketua BEST-M Masa Khidmah 2022-2023:  BEST-M Putra :  Rifky Akmal Aghnia dari kelas 11 IPA, dia telah menyelesaikan program Takhassus Tahfizh-nya saat duduk di kelas 8. Sedangkan Ketua BEST-M Putri terpilih adalah: Fathiyyah Mufarriha santri kelas 11 IPS dan masih duduk di kelas Takhassus Tahfizh.

Pesantren TEI Multazam Menjadi Tuan Rumah Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah (POSMAD)

Acara Pembukaan POSMAD 2022
Rumpin - Pesantren TEI Multazam ditunjuk KKM (Kelompok Kerja Madrasah) Kecamatan Rumpin menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah (POSMAD) se kecamatan Rumpin. Acara ini diadakan untuk menentukan para paeserta yang akan diutus di tingkat Kabupaten Bogor pada awal Nopember nanti.

Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah ini dibuka langsung oleh Pengawas Madrasah Tsanawiyah kecamatan Rumpin Ibu Muniroh M. Pd dan didampingi oleh Pengawas Madrasah Aliyah kecamatan Rumpin Ibu Lasmariyah Pardosi M. Pd kemarin (Selasa, 12/19/2022) di Pesantren TEI Multazam. Dalam sambutannya, Ibu Muniroh menyampaikan bahwa KKM Rumpin adalah KKM pertama yang mengadakan POSMAD seperti ini. ia juga berharap dari POSMAD ini lahirnya peserta terbaik yang akan diutus oleh KKM Rumpin menjadi peserta di tingkat kabupaten Bogor.

Ibu Muniroh M.Pd dan Ibu Lasmaria P, M.Pd membuka acara
Sementara itu, ketua KKM Kecamatan Rumpin Bapak H. Drs. Takiyudin M.Pd menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pesantren TEI Multazam yang bersedia menjadi tuan rumah dan menyiapkan segala sesuatunya dalam menyelenggarakan Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah (POSMAD). Beliau juga mengajak peserta agar acara ini jadikan sebagai ajang silaturrahim dan memilih peserta terbaik untuk disertakan pada  perlombaan tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan pada 8-9 Nopember mendatang.

Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah ini diikuti oleh 11 Madrasah Tsnawiyah (MTS) yang ada di kecamatan Rumpin, yaitu: MTs TEI Multazam, MTs An-Najah, MTs Raudhatut Tauhid, MTs Raudhatus Saadah, MTs Al-Hikam, MTs Al-Khoiriyah, MTs Nurul Huda, MTs Mathlaúl Anwar Cilunyup, MTs Mathlaúl Anwar Barengkok, MTs Hidayatul Ikhwan dan MTs Miftahul Hidayat.

Salah satu cabang lomba yang dipertandingkan
Adapun hasil Pekan Olah Raga dan Seni (POSMAD) adalah sebagai berikut:

Futsal : Juara 1 : AN NAJAH

Volly: Juara 1 Putra: Mts. As Sa'adah, Juara 1 Putri: Mts. An Najah

Badminton:  Juara 1 Putra: Mts. Raudhatut TAUHID, Juara 1 Putri: Mts. PTEI MULTAZAM

SKJ : Juara 1 Putra: An Najah, Juara 1 Putri: Mts. PTEI Multazam

Lari 100M: Juara 1 Putra: Mathahul Anwar, Juara 1 Putri: RaudhatutTauhid

Tenis Meja :Juara 1 Putra: Mts.PTEI Multazam, Juara 1 Putri: Mts. AN NAJAH

Pidato Bhs Indonesia : Juara 1 Putra: Rafif K (AN NAJAH), Juara 1 Putri: Nur Nazmi Fathiyyah (PTEI MULTAZAM)

Pidato Bhs Arab:  Juara 1 Putra: Najmuddin (PTEI MULTAZAM), Juara 1 Putri: Siti Kholifatu Rahmah (PTEI MULTAZAM)

Pidato Bhs Inggris : Juara 1 Putra: Ken Warmadewa (PTEI MULTAZAM), -Juara 1 Putri: Nadya Arifa (PTEI MULTAZAM)

Religi Singer: Juara 1 Putra: An Najah,  Juara 1: Hanifa Nurazkiya (PTEI MULTAZAM)

MTQ: Juara 1 Putra: Habib (PTEI MULTAZAM), Juara 1 Putri: Naila Fauza (PTEI MULTAZAM)

Lomba Hadang: Juara 1: Mts. RAUDATUT TAUHID


Pengurus Pesantren TEI Multazam Adakan Studi Banding ke MAN Insan Cendikia

di Perpustakaan MAN Insan Cendikia Serpong
Serpong - Para pengurus Pesantren TEI Multazam melakukan kunjungan sekaligus studi banding ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia Serpong Selasa 11/10/2022.  Rombongan pengurus Pesantren TEI Multazam tiba di lokasi pukul 08.00 wib dan diterima oleh Bidang Humas Bapak H. Yus Kusnandar, M.Pd.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut Bapak H. Yus Kusnandar menyampaikan segala hal tentang MAN Cendikia, mulai dari sejarah berdirinya  yang dahulu diprakarsai oleh almarhum BJ. Habibie, hingga seluk beluk dinamika dan problematika para siswa yang pernah terjadi dan kiat menanganinya.

Madrasah kami berorientasi pada pembentukan manusia yang maju dalam imtaq (iman - taqwa) dan iptek (Ilmu pengetahuan dan teknologi), atau sering disebut "Otak Jerman, Hati Makkah". Jelas Pak Yus.

Bersama Kamad MAN Insan Cendikia :Dr. Abdul Basit S.Ag. M.M
Berkaitan dengan masalah kenakalan remaja, beliau menjelaskan, "Kami berusaha agar para siswa sibuk dengan akademi mereka dengan memberi tugas-tugas kepada mereka, sehingga mereka tidak sempat untuk membully sesama temannya." Ujar Pak Yus sekaligus menjawab pertanyaan Ust. Musa Abadi, kabid Kepesantrenan Pesantren TEI Multazam. "Selain itu, siswa baru kami dilarang dikunjungi dan ditelepon oleh orang tua sebelum 40 hari. Setelah itu diadakan pertemuan dan kunjungan dari orang tua dengan memerkan karya-karya mereka selama 40 hari itu yang dibantu oleh kakak-kakak kelas mereka, sehingga sejak awal sudah terjadi saling bantu-membantu diantara mereka. Sebalikya, saat siswa kelas 12 akan perpisahan kelulusan, acara mereka dibantu persiapannnya oleh adik-adik kelas mereka."Tambah Pak Yus.
Humas MAN IC: H. Yus Kusnandar M.Pd

Sementara itu, Pengasuh Pesantren TEI Multazam menyampaikan bahwa perlunya pihak pesantren melakukan studi banding ke MAN Insan Cendikian ini karena hampir setiap tahun siswa di MAN ini meraih prestasi, baik dalam nilai ujian terbaik secara nasional,  maupun banyaknya para alumni diterima di perguruan-perguruan favorit dalam  dan luar negeri, "Sehingga kami perlu belajar dari MAN Insan Cendikia ini". ujarnya dalam kata sambutan.

Usai pertemuan, para rombongan pesantren Multazam diantar melakukan Tour Mini dengan mengunjungi ruang para guru, ruang kerja kepala-kepala bidang, ruang laboratorium serta perpustakaan.