Peringatan Maulid di Pesantren Multazam


Bogor- Sabtu, 5 Maret 2011 lalu, Pesantren Terpadu Ekonomi Islam MULTAZAM mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Acara yang bertema "Meneladani Rasulullah saw, Menjadi Umat yang Maju" itu dihadiri oleh para tokoh masyarakat seperti Kepala Dusun (Kadus), Jaro (ketua RW) dan beberapa ketua RT di sekitar kampung Parigi. sedangkan camat dan lurah berhalangan hadir.

Meski sepanjang acara diguyur gerimis dan hujan, namun para jamaah dan warga datang menghadiri acara sejak pukul 7.30. Acara dimulai dengan pembacaan tahlil dan shalawat Barzanji oleh pengajian kaum ibu, kemudian dilanjutkan dengan penampilan grup Marawis Multazam yang baru dibentuk dua pekan lalu. Kemudian diisi dengan Tilawah Quran dan sambutan-sambutan.

Dalam sambutannya, Kepala Dusun mendukung segala program pendidikan di Pesantren Multazam, dan menganjurkan warganya untuk menyekolahkan anaknya di pesantren ini. Hal senada juga disampaikan oleh pak Jaro, yang bersyukur adanya pesantren besar di tengah kampung terpencil.

Sedangkan hikmah maulid diisi oleh da'i cilik Muhammad fauzi Azhar yang menganjurkan para jamaah agar mendidik anaknya berbuat baik kepada orang tua (birrul walidain). Penceramah berikutnya adalah Prof.Dr. KH.Syukron Makmun yang menekankan pentingnya merobah pola pikir umat Islam sekarang. "Jika dahulu orang tidak berpendidikan dan masih bisa makan itu wajar karena tanah dan tanamannya banyak dan mereka masih bisa makan, namun sekarang ini anak-anak bapak dan ibu harus belajar dan berilmu, karena tidak banyak orang sekarang mempunyai lahan tanah yang luas, sehingga nanti anak kita akan sulit hidup tanpa bekal ilmu yang cukup." tambah beliau.

KH. Syukron Makmun juga menekankan perlunya belajar agama Islam dengan benar, sebab zaman sekarang banyak orang terpengaruh dengan ajaran sesat lantaran tidak punya pengetahuan agama sehingga terbawa arus.

Secara pribadi beliau terkesan, karena jalan menuju pesantren bisa dianggap pengalaman baru. "Perjalanan ke pesantren ini menambah pengalaman baru dalam hidup saya" katanya di sela-sela ceramahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar